my poem

Sebuah Nada Kehidupan

Gelap, sunyi

Terhanyut dalam deru angin

Sapuan debu beriringan menghantam jalanan terjal

Hembusan angin malam terasa sesak

Namun, lantunan syahdu nada-nada membuatku bergelora

Irama laju kendaran menghangatkanku

Mengiringi nada-nada recehan uang berjatuhan

Gitarku, nafas hidupku

Semangatku dalam segala kepedihanku

Secercah kegembiraan dalam perihnya aroma jalanan

Tetaplah selalu bersamaku,

Wahai…pelantun suara kehidupanku

Nurani Lelaki Sejati

Wahai engkau dewi malam

Hangatkan diriku dalam kelembutan pesonamu

Lihat, dengar, dan rasakan yang telah berlalu

Rasa itu kian kembali bergelora dari relung hatiku

Ku ingin engkau tahu, kebersamaan itu nan indah tuk selamanya

Aku terhenyak…pupus oleh rangkaian kata

Merdu suaramu mengguncang damainya hatiku

Hingga nurani berkata…

Apakah aku terlambat ?

Terlambat mengucap kata-kata itu…

…kata-kata tentang aku dan kau, wahai dewi pujaanku

Aku sadar, kesepian ini sungguh tak bermakna

Aku ingin bebas…aku ingin lepas

Lepas dari belenggumu

Aku hanya ingin mengarungi lautan cinta

Cinta yang tak bersyarat

Gundah hatiku merana

Menyentuh kalbu…hitam tergores luka lama

Terbayang sosokmu…

Setiap detik, menit, jam dan selamanya

Jiwa seakan melayang entah kemana

Enyahlah dari pandanganku

Pesonamu kian luntur di penghujung waktu

Kini tlah tiba saatnya…

Datanglah…wahai bidadari pengobat derita cinta

Jogjaku, Merah-Putihku

Dalam naungan ibu pertiwi, engkau tegap berdiri

Kibarkan merah-putih di segala sudut penjuru kota

Lantunan nada perjuangan terdengar berirama

Dentuman peluru membahana…

mengiringi keringat mengucur di terik siang

Jogja, tempatku menyandarkan harapan

Seluruh jiwa raga kupertaruhkan

Hanya untuk sebuah kata…

…Indonesiaku merdeka !!!

Tikus-Tikus Rakyat

Derap langkah tegap beriringan menggelora

Suarakan hati nurani khalayak

Langkah yang perlu dipertanyakan

Sepenuh hati atau demi kepentingan?

Gerak-gerik terselubung

Diam tapi penuh isyarat membawa arus negatif

Tikus-tikuslah sang pengoyak harta negara

Seiring menjamur di tengah musim hujan tiba

Tikus-tikus itu bernama anggota DPR

yanuar

Tentang ynrmslh

penutur kata . gooner layar kaca . anak muda jogjakarta
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s