Belgia, Setan Merah Penggebrak World Cup 2014

Piala dunia masih digelar tahun 2014 mendatang. Kini baru berlangsung babak kualifikasi untuk meloloskan negara mana saja yang berhak tampil di turnamen sepakbola paling akbar sedunia ini. Sebenarnya tidak ada banyak kejutan saat babak kualifikasi ini, kecuali tertuju pada satu tim. Belgia.

Belgia mempunyai rekor tak terkalahkan, bahkan dari 9 pertandingan, hanya satu kali seri, yang lainnya menang. Luar biasa menurut saya sejauh ini. Dilihat dari peta persaingan di grupnya, Kroasia seharusnya bisa diatas angin menjadi juara grup itu, tapi sejak awal, saya menjagokan Belgia di grup ini. Hasilnya memang mereka pantas meraih hasil sampai sejauh ini. Kekuatan mereka ada dua, skuad yang didominasi pemain muda (rata-rata di bawah 30 tahun), dan menjadi andalan di masing-masing klub yang mereka bela.

Ketika menelisik skuad, dari posisi kiper, bahkan ada 2 nama yang saya kira sangat hebat menjaga gawangnya. Kiper muda incaran banyak klub besar, Thibaut Courtois adalah kiper muda Atletico Madrid yang sangat potensial. Sementara Simon Mignolet juga sedang on fire di Liverpool.

Di barisan belakang, tembok kokoh mengawal tim ini sampai sedemikian kuatnya. Center Back seperti Vincent Kompany, Daniel Buyten, dan Vermaelen adalah tiga nama besar dengan sederet pengalamannya. Wing Back mereka pun punya nama kuat seperti Jan Vertonghen yang tampil ciamik di Spurs, dan Alderweireld yang masih muda dan tampil menawan di Ajax, sekarang bermain apik di Atletico Madrid.

Lini tengah mereka adalah lini vital yang sangat mendukung tim ini untuk berkembang lebih jauh di Piala Dunia mendatang. Deretan nama seperti Eden Hazard dan De Bruyne yang hebat di Chelsea, Fellaini dan Januzaj yang sedang membangkitkan motivasi MU, Dembele dan Chadli yang menawan tampil di Spurs, dan Witsel yang sangat enerjik dan diperebutkan banyak klub besar Eropa.

Lini tengah yang sangat potensial itu masih disempurnakan oleh lini depan yang diisi oleh Romelu Lukaku yang produktif, dan Kevin Mirallas yang enerjik bagi klub mereka, Everton. Ada nama Christian Benteke yang produktif di Aston Villa, serta Dries Mertens yang sedang berjuang bagi klub dengan performa menanjak, Napoli.

Keseluruhan lini didukung oleh banyak kompatriot di klub yang sama, serta back up atau lini kedua yang sama berbahayanya dengan starting line up menjadikan Belgia mempunyai kedalaman skuad yang luar biasa. Namun bukan berarti mereka tanpa celah. Seringnya menjadi rival di dalam satu kompetisi , serta belum optimalnya kematangan mental tim menjadikan tim ini belum terlalu matang secara emosional di laga-laga vital seperti fase gugur. Mungkin mereka tetap bisa berbicara banyak di penyisihan grup, namun ketika masuk fase gugur, langkah mereka akan berat jika menghadapi negara yang sudah matang secara teknis permainan dan emosional seperti Spanyol dan Jerman. Kita lihat saja perjalanan mereka nanti di Piala Dunia😀

Di lain pihak, jagoan “tua” saya adalah Prancis. Walaupun negara ini belum tentu lolos Piala Dunia mendatang karena masih menghadapi babak play off dari para runner up grup dan terancam bersaing berat dengan Portugal. Era 1998 sebagai juara sekaligus tuan rumah adalah momen awal saya mencintai timnas ayam jantan ini. Walaupun dari tahun ke tahun perjalanan mereka di babak kualifikasi memang berat dan hampir selalu tersisih mengingat mereka selalu berjumpa dengan Spanyol di grup kualifikasi.

Saya masih membayangkan skuad saat ini adalah jelmaan skuad mereka di tahun 1998 saat itu. Hanya saja kematangan secara tim belum terbangun seperti yang mereka tunjukkan saat bermain di klub. Lihat saja, kiper ada Hugo Lloris yang sangat tangguh di mistar Tottenham Spurs. Dia mengingatkan saya pada sosok Fabian Barthez. Kemudian ada Varane dan Koscielny, dua nama bek tengah andalan Madrid dan Arsenal. Mereka sudah seperti Gallas dan Thuram. Winger mereka walaupun sudah uzur, seperti Evra dan Clichy, namun mereka sudah matang dan bisa menjadi motivator tim. Di skuad 1998 pun ada nama winger uzur seperti Lizarazu. Selain itu, ada Debuchy yang siap menjadi alternatif kuat.

Di lini tengah, banyak kreator serangan yang mengingatkan saya pada sosok Zidane, Viera, dan Deschamps. Grenier dan Pogba adalah dua nama playmaker hebat yang menirukan gaya Zidane walaupun masih kalah jauh. Cabaye dan Matuidi menjadi Center Midfielder yang kuat. Selain itu, Ribery menjadi pemecah kebuntuan ketika striker mereka gagal menembus pertahanan kokoh lawan. Hanya saja, kurangnya kekuatan ada pada Gelandang Bertahan Prancis yang masih sangat mengkhawatirkan. Tidak ada sosok seperti Viera di tim Prancis masa kini. Moussa Sissoko masih bermain kurang di bawah form terbaiknya.

Di lini depan, Loic Remy, Giroud, dan Benzema sedang on fire di klubnya masing-masing. Henry, Anelka, Wiltord pun seperti tak khawatir akan ada striker pengganti mereka yang masih muda dan enerjik.
Kedua negara di atas memang masih diragukan bisa berbicara banyak seperti sampai pada babak semifinal dan final.

Namun tidak ada salahnya dua tim ini menjadi batu sandungan bagi negara dengan tradisi juara yang kuat. Sebenarnya ada satu nama lagi, yakni Kolombia. Negara Amerika Latin yang mencoba mendobrak kekuatan Argentina dan Brazil. Cuaca dan atmosfer dukungan pada mereka pastilah besar karena faktor geografis yang menguntungkan mereka. Jika tiga negara ini berhasil menggebrak nama-nama besar unggulan seperti Brazil, Jerman, Belanda, dan Spanyol, rising star di masing-masing tim tersebut akan meninggalkan piala dunia dengan membawa acuan harga tinggi untuk bursa transfer musim panas 2014.

Tentang ynrmslh

penutur kata . gooner layar kaca . anak muda jogjakarta
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s